Nama
: Giovanny Suryabrata
Seksi
: A
NIM
: 2018-0202-0023
Georges
Bataille
I.
Siapa Beliau?
Georges Albert Maurice
Victor Bataille lahir di Billon, Prancis, pada tahun 1897 dan meninggal di
1962, beliau adalah orang tokoh intelektual, sastra prancis yang bekerja di
bidang sastra, filsafat, antropologi, ekonomi, sosiologi dan sejarah seni. Ayahnya
mengalami kebutaan sejak sebelum Bataille lahir dan setengah lumpuh sebelum
Bataille berumur 3 tahun.
Karya-karya beliau
dipengaruhi oleh peristiwa kematian ayahnya yang perlahan dan menyakitkan serta
ketidakwarasan yang kadang-kadang mendatangi ibunya. Apapun karyanya bataille,
sering berpusat pada kengerian dan kecabulan. Sebagai contoh, dalam bukunya
yang berjudul Eroticism, Bataille
menekankan bagaimana yang erotis itui secara mendasar merupakan penyerangan
terhadap diri pribadi yang murni.
II.
Inti Gagasan atau
pemikiran filsuf
Menurut autobiografinya bataille, penyakit yang
diderita ayahnya adalah
penyakit sifilis meskipun
saudara-nya menyangkalnya. Bayangan-bayangan yang mengerikan saat ia masih
kecil dipakai dalam karya fiksinya. Secara khusus, ia ingat bintik-bintik putih
dimata ayahnya, yang terbuka lebar saat ia buang air kecil. Maka dengan
bayangan-bayangannya menjadikan ini sebuah landasan transportasi imajinatifnya.
Oleh sebab itu, dalam Story of the Eye of Lord Auch, putihnya mata diubah
menjadi putih telur dan buah zakar banteng, serta terkait dengan air seni dan
kematian – khususnya kematian seorang matador, yaitu Granero yang mati akibat
matanya tertusuk tanduk banteng.
Georges Bataille,
sangat terobsesi dengan kengerian dan percabulan dalam
fisiknya, dan juga
pada karya pokok teoretisnya, merupakan cerminan dari ketidakstabilan mental. Terlepas
dari apakah Bataille ini terus berada dalam ambang kegilaan dalam sebagai besar
masa kehidupannya, ia telah mewarisi kita sebuah oeuvre yang sangat mendalam.
III.
Sumbangan Pemikiran
bagi kuliah Komunikasi
Menurut saya sumbangan pemikiran yang dapat dikaitkan dengan ilmu komunikasi
adalah cara berfikir beliau, dari hal-hal yang buruk pernah terjadi tetapi hal
ini tidak menghalangi beliau untuk membuat sebuah karya sama seperti kehidupan
sehari-hari anak ilmu komunikasi yang harus berfikir kedepan walaupun memiliki
perbedaan latar belakang dan cara pandang terhadap suatu hal, tentu ini bukan
menjadi halangan untuk memberhentikan aktifitas yang melibatkan perbedaan
pendapat atau kelakuan buruk.
Komentar
Posting Komentar